DKP Sulsel Menggelar Pelatihan Daur Ulang Sampah

Sekitar 80 persen warga pesisir & pulau sedang berada dalam bawah strip kemiskinan. Sesuatu tersebut ditandai tingkat tuntunan dan kualitas yang tetap rendah serta semakin diperparah dengan keluar rusaknya ekosistem laut sebagaimana terumbu kerakal dan mangrove.

“Saat itu, sekitar 72 persen terumbu karang & 40 bayaran hutan mangrove sudah tua, menyebabkan kekurangan ekosistem. Keadaan ini bisa meruncingkan kelangsungan muncul nelayan kalian, makanya butuh gerakan rapi untuk mengatasinya, ” Penyelenggara Dinas Maritim dan Perikanan Sulawesi Daksina Iskandar, Ahad (8/6/2014).

Selama itu, Kepala negeri Bidang Pengelolaan Pesisir serta Laut & Perikanan Meringkus Natsir Mallawi mengatakan, serupa wujud tekad DKP, pihaknya telah merancang kegiatan perbanyakan kualitas daerah sekeliling pesisir serta pulau-pulau mungil berbasis bangsa dengan menjemput dan mengurus warga daratan menjaga mayapada dan memerintah limbah & sampah jadi bernilai jimat.

“Sabtu-Minggu (7-8 Juni 2014) di Daratan Sembilan kita adakan tuntunan daur kembali sampah serta pengelolaan bank sampah, dikategorikan aksi habis pantai bertepatan warga Darat Sembilan, ” ujar Natsir.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kadis Kelautan & Perikanan Kota Sinjai serta Camat Daratan Sembilan tersebut, disambut bergairah oleh kelompok pulau paling utama kaum udara. “Kami bersyukur, ada spesialisasi baru yang didapat kelompok. Selain dapat buat tas, dompet, selop, dan rakitan lainnya daripada barang tempat, kami pula bisa uang secara kelola bank sampah. Dari mengotori komunitas dan oleh sebab itu sumber masalah kesehatan, lebih indah sampah digunakan, ” ujar Karmila, cela seorang kelompok.

Pelaksana pelaksanaan, Andi Mallombassi Sappewali berjanji, kegiatan yang sudah dibuat pada Pulau Sembilan bisa selalu dan jadi salah satu sumber penghasilan seleksi warga darat. “Peran rajin warga pada peningkatan pembawaan lingkungan, disematkan keterampilan yang sudah didapat, mudah-mudahan bisa membawa taraf kehidupan mereka, ” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *